Jualan Online adalah menjual produk dengan memanfaatkan internet. Saat anda menggunakan media sosial, memasang foto produk yang ingin anda jual dan menambahkan kata ‘dijual’, maka anda telah melakukan “Jualan Online”.

Cara Jualan Online 

 

Apa Itu Jualan Online?

 

Jualan Online adalah menjual produk dengan memanfaatkan internet. Saat anda menggunakan media sosial, memasang foto produk yang ingin anda jual dan menambahkan kata ‘dijual’, maka anda telah melakukan “Jualan Online”.

Tapi tentu saja bukan “Jualan Online” seperti itu yang kita bahas. Saat ini keuntungan pedagang online sudah melampaui keuntungan pedagang konvensional yang berdagang di toko nyata. Tidak percaya? Kita akan jelaskan.

baca juga Penjelasan Lengkap Tentang Bisnis Online

.

 

Keuntungan Jualan Online

Anggap saja 2 pedagang memiliki toko yang berbeda, yang satu berwujud toko di sebuah pasar dan satunya lagi berwujud toko online di sebuah e commerce marketplace, misalnya Bukalapak. Anggap juga kedua toko itu menjual barang yang sama, misalnya baju.

1. Jangkauan Geografis Lebih Luas

Jangkauan target pembeli toko nyata tentunya hanya seputar konsumen di wilayah pasar, sedangkan toko online bisa menjangkau seluruh Indonesia (itu pun karena asumsi toko online tersebut menggunakan bahasa Indonesia, padahal jangkauan internet tentunya seluruh dunia). Pembeli toko online yang berada di Bandung, bisa mendapat konsumen dari Jakarta, Medan, Manado dan sebagainya.

 

2. Tanpa Batas Waktu 

Biasanya baik toko nyata maupun toko online tentunya punya batas waktu atau jam buka untuk kegiatan transaksi jual beli, yaitu kegiatan barang dibayar hingga diterima oleh konsumen. Tetapi untuk beberapa urusan, toko online bisa melayani 24 jam penuh, konsumen bisa melihat koleksi barang kapan saja, jika tertarik mereka bisa membayar saat itu juga dan barang akan diantar saat toko online buka.

 

3. Efisiensi Biaya

a. Efeisensi Biaya Mewujudkan Toko

Baik toko nyata maupun toko online membutuhkan biaya, tapi toko nyata membutuhkan biaya yang lebih besar, kita coba untuk melihat biaya yang berhubungan dengan mewujudkan toko nyata saja, yaitu biaya sewa tempat, dekorasi toko, display, etalase, manekin, ditambah biaya listrik, kebersihan, keamanan, dan sebagainya.

Sementara untuk mewujudkan toko online, anda bisa gratis membukanya di e commerce marketplace terkenal atau melalui media sosial. Seandainya pun ingin memiliki toko online sendiri diluar e commerce marketplace atau media sosial, biayanya hanya sebesar biaya membuat website, yang jika tidak butuh fitur-fitur rumit maka biayanya juga relatif terjangkau.

 

b. Efeisensi Biaya Promosi

Promosi di dunia nyata memerlukan biaya yang besarnya tergantung seberapa luas wilayah atau sebarapa banyak konsumen yang ingin dijangkau. Misalnya dengan cara menyebar brosur, semakin banyak dan semakin luas wilayah yang dituju maka semakin banyak brosur yang harus dicetak.

Sementara di dunia online, kita hanya membutuhkan media sosial untuk menyebarkan keberadaan toko online kita, dan dengan memberikan tautan (link) maka konsumen bisa langsung kita antar menuju toko online milik kita.

 

c. Efeisensi Biaya SDM

Pada toko nyata, semakin banyak pengunjung, semakin banyak pula SDM yang harus melayani. Karakter pengunjung di toko nyata, mereka harus dilayani sejak masuk toko, mereka melihat baju, mencoba baju, bertanya-tanya dan sebagainya tapi setelah SDM menghabiskan waktu untuk melayani, belum tentu pengunjung itu membeli. Setelah ditinggal SDM pun masih membenahi baju yang ditinggalkan. Toko nyata juga harus memiliki banyak kasir jika tokonya sangat ramai pembeli, agar tidak membuat antrian panjang.

Sementara pada toko online, proses mempelajari produk bisa dilakukan melalui membaca informasi dan melihat foto-foto. Biasanya yang melakukan chat adalah pengunjung memang hampir memutuskan membeli, sehingga tak perlu terlalu banyak SDM, cukup seorang yang multitasking untuk menjawab pertanyaan dari jendela-jendela chat yang terbuka. Dan SDM kasir toko online adalah cukup nomor rekening bank atau menggunakan fitur fintech.

Jika toko online cukup ramai, yang paling dibutuhkan adalah SDM untuk membungkus barang agar siap dijemput oleh SDM perusahaan logistik atau GoSend.

 

 

Cara Memperoleh Barang Dagangan Secara Online

Bagaimana cara memperoleh barang dagangan? Para pedagang pasti sudah tahu, tapi bagi anda yang baru mulai ingin berdagang, informasi ini akan berguna untuk anda.

 

1. Mengenal Mata rantai perjalanan produk dari produsen ke konsumen

Produsen – Distributor – Toko – Konsumen

Produsen – Distributor – Agen – Toko – Konsumen

Produsen – Distributor – Agen – Toko/Reseller/ Dropshipper – Konsumen  

 

a. Produsen

Produsen adalah pihak yang membuat atau memproduksi barang, produsen adalah mata rantai pertama perjalanan produk.

Produsen yang memproduksi barang dalam jumlah sangat besar disebut pabrik.

Produsen yang memproduksi barang dalam jumlah terbatas di sebut industri rumahan (home industri).

Pabrik memproduksi barang atas tujuan
- Permintaan perusahaan atau brandnya sendiri.

Pabrik memproduksi barang yang hanya boleh dijual oleh perusahaan atau brandnya sendiri.

- Pesanan perusahaan lain

Pabrik memproduksi barang hanya saat ada pesanan dari perusahaan lain. Banyak perushaaan atau brand yang memanfaatkan pabrik seperti ini untuk memproduksi barang, tujuannya agar efisisensi dan tetap fokus pada urusan menjual produk.

- Membuat formula yang bisa dipakai oleh banyak perusahaan.

Pabrik memproduksi barang tanpa brand, lalu berbagai perusahaan lain boleh membeli dan menjual dengan brand masing-masing. Tanpa konsumen sadari sebenarnya banyak produk sama yang cuma kemasannya saja yang berbeda, ini terjadi karena 2 perusahaan berbeda memesan produksi barang di pabrik yang sama dengan formula yang sama.

 

b. Distributor

Distributor adalah pihak yang membeli barang dari pabrik dalam jumalah besar lalu menjual atau menyalurkannya kepada agen atau toko.

 

c. Agen

Agen adalah pihak yang membeli barang dari distributor lalu menjualnya kepada toko.

Dalam mata rantai perdagangan yang panjang, ada agen sebelum barang mencapai toko, yaitu untuk barang-barang yang diproduksi sangat masal.

 

d. Toko

Toko adalah pihak yang membeli barang dari Agen atau Distributor lalu menjualnya langsung kepada konsumen yang menjadi mata rantai terakhir dalam perjalanan produk.

 

e. Reseller

Reseller adalah toko yang mendapatkan barang dari sesama toko. Biasanya karena kendala modal untuk mendapatkan barang dari agen yang mensyaratkan jumlah yang besar, maka mereka menjadi reseller, yaitu membeli barang dari sesama toko, tentu saja keuntungan pedagang reseller menjadi lebih kecil karena mereka sulit menjual barang jika harganya terlalu jauh lebih mahal dari sesama toko.

 

f. Dropshiper

Dropshipper sama dengan reseller, bedanya dropshiper malah tidak membeli barang, yaitu hanya ikut menjualkan barang. Saat ada pembeli memesan barang pada dropshipper, maka dropshipper segera menghubungi toko untuk mengirimnya pada pembeli.

 

Pedagang mendapatkan barang dengan cara seperti penjelasan tadi. Bagaimana jika anda ingin mendapatkan barang secara online untuk dijual kembali?

Di dunia jualan online, satu-satunya distributor atau agen online, yaitu yang mempertemukan pabrik atau distributor dengan agen atau toko adalah Alibaba.com.

Hampir semua e commerce marketplace yang terkenal seperti Amazon, Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya, hanya mempertemukan toko dengan konsumen.

Jika anda ingin menjadi pedagang sekelas distributor atau agen online, yaitu menjual barang kepada toko, biasanya para pedagang jenis tersebut mencari barang di Alibaba.com. Atau bisa juga menjualnya langsung ke konsumen sehingga keuntungannya sangat besar,

Jika anda ingin menjadi pedagang toko atau reseller online, yaitu menjual barang kepada konsumen, biasanya para pedagang jenis tersebut mencari barang di Aliexpress.

Alibaba Group sangat diuntungkan dengan produk-produk China yang dikenal murah, sehingga mereka menjadi jembatan untuk para pedagang di berbagai negara Asia yang mencari produk China.

 

2. Syarat Membeli Barang Online

a. Account Email

Mendaftar untuk memiliki account email.

contoh :

Gmail, Yahoomail, dan sebagainya.

 

b. Account E Commerce

Mendaftar untuk memiliki account di e commerce yang mempertemukan kita dengan pabrik, distributir atau agen.

contoh :

alibaba.com atau aliexpress.com

 

c. Account Payment

Mendaftar untuk memiliki account bank atau fintech yang bisa memfasilitasi pembayaran lintas negara.

contoh :

Paypall, Alipay, Gopay, dan sebagainya.

baca juga Penjelasan Lengkap Fintech

 

 

Cara Menjual Barang Dagangan Secara Online

Untuk menjual barang dagangan secara online anda dapat menggunakan berbagai platform online. Ada beberapa jenis pedagang online, yaitu :

1. Pedagang Media Sosial

Pedagang media sosial adalah pedagang online yang memanfaatkan account media sosial untuk memasarkan hingga menjual produk.

Platform Media Sosial yang sering digunakan adalah  :

WhatsApp Group, FaceBook, Instagram, dan sebagainya.

 

2. Pedagang Marketplace

Pedagang marketplace adalah pedagang online yang memanfaatkan e commerce marketplace untuk memasarkan hingga menjual produk.

Platform e commerce marketplace yang sering digunakan adalah  :

Tokopedia, bukalapak, Lazada, dan sebagainya.

baca juga Penjelasan Lengkap Tentang E Commerce

 

3. Pedagang Online Shop

Pedagang online shop adalah pedagang online yang memiliki web toko online sendiri untuk memasarkan hingga menjual produk.

Contohnya adalah  :

Zalora, Zilingo, Hijup, Bhinneka, Glodokshop, dan sebagainya.

 

Cara terbaik untuk menjual barang dagangan secara online adalah menggabungkan semua jenis tadi.

Media Sosial sangat dahsyat dimanfaatkan untuk mengejar bola. Kita dapat menghampiri, mendekati konsumen kita, berinteraksi secara aktif dan sebagainya.

Marketplace terkenal adalah tempat yang sangat ramai oleh konsumen yang sudah punya keinginan untuk membeli, kita harus memiliki toko di sana.

Website Online Shop adalah rumah yang bisa dikunjungi konsumen tanpa ada pesaing lain, sekaligus pusat informasi terlengkap tentang bisnis kita.

 

 

baca juga Penjelasan Lengkap Tentang Startup

Sumber Referensi Artikel, Buku Era Bisnis Online  

Trendingbisnis.com - Media Bisnis Online  


Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu 

Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Era Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Dua Sisi 2040 

Media Islam Inspiratif

Sajadalife.com