Media adalah suatu alat perantara yang berfungsi untuk menyalurkan pesan atau informasi dari suatu sumber kepada penerima pesan. Sehingga secara sederhana Media Online adalah sarana menyiarkan pesan melalui jalur internet.

Penjelasan Lengkap Media Online & Konten

 

Definisi Media Online

Media adalah suatu alat perantara yang berfungsi untuk menyalurkan pesan atau informasi dari suatu sumber kepada penerima pesan. Sehingga secara sederhana Media Online adalah sarana menyiarkan pesan melalui jalur internet.


Ada pertanyaan menarik, apakah semua yang menyiarkan pesan dapat disebut media?


Dalam dunia online, apakah Youtube dan platform media sosial adalah media? Apakah pemilik channel Youtube, pemilik blog dan pemilik account media sosial juga bisa disebut media?
Berdasarkan definisi media, maka pemilik channel Youtube, pemilik blog dan pemilik account media social yang memiliki pesan atau informasi dan menyiarkannya secara berkala kepada publik dapat disebut media. Sementara YouTube, FaceBook, Instagram, Twitter dan sebagainya adalah platform media, karena mereka tidak memproduksi konten.


Harap diperhatikan, ada perbedaan antar media dengan media massa atau pers. Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia. (menurut UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers).
Jadi siapapun yang menggunakan paltform online untuk menyiarkan pesan atau informasi secara berkala dapat disebut penyelenggara media online tetapi bukan berarti penyelenggara media massa atau pers yang terikat dengan kaidah jurnalistik.

Konten adalah pesan atau informasi yang terdapat dalam suatu media.


Khusus Twitter, rasanya janggal menyebutnya sebagai media, karena platform tersebut terlalu pelit memberi jatah huruf yang bisa ditulis, agar pantas disebut sebagai konten. Tapi para copywritter dan para influencer twitter dengan jutaan follower pasti tidak setuju dengan pendapat ini.

 

Jenis Media Online    

1. Account Milik Media Sosial Antusias

Account Media Sosial Antusias adalah account media sosial yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi secara berkala.

Apakah semua account media sosial adalah media?

Tidak semua account media sosial adalah media. Kebanyakan pengguna account media sosial menggunakan platform untuk komentar dan mendokumentasi hal-hal pribadi, lingkar pertemanan dan keluarga. Account media sosial seperti ini bukan media, kecuali jika pemiliknya adalah publik figur dan pemiliknya memang ingin menjadikan kehidupan pribadinya untuk konsumsi publik. Kenapa? Karena media adalah saluran untuk publik, hanya hal-hal pribadi orang tertentu saja yang menarik untuk dikonsumsi oleh publik.

Account media sosial yang bukan dimiliki oleh publik figur, tentunya harus membuat konten menarik yang dibutuhkan oleh publik. Semakin banyak follower diluar lingkar pertemanan maka semakin layak account media sosial itu disebut sebagai media.

Pemilik account media sosial dapat memilih platform yang sesuai dengan keunggulannya masing-masing. Instagram untuk konten foto, Twitter untuk kalimat pendek, FaceBook untuk segala macam bentuk konten.

Contoh Account Milik Media Sosial :
Account para publik figur, influencer, motivator, photographer dan sebagainya.

 

2. Situs Portal atau Blog

Situs Portal

Situs portal adalah website berisi konten informasi yang tampil dengan penyajian terstruktur, berusaha memenuhi kaidah jurnalistik walaupun belum tentu terdaftar dalam keanggotaan pers, memiliki banyak artikel yang diunggah secara berkala dan punya target audiens yang jelas.

Contoh Situs Portal :

adalah Detik, Kapanlagi, Alodokter, Bola, Motorplus, Trendingbisnis, dan sebagainya.

  

 

Blog

Blog adalah website yang memiliki konten informasi yang dimiliki oleh individu. Blog sangat individual maka seringkali hanya berisi artikel bebas dan hanya diunggah sesuai keinginan pemiliknya.

Audiens blog belum tentu kalah dari situs portal, justru karena sangat individual, maka karena beberapa alasan seperti, nama besar pemiliknya, gaya penulisan, kedalaman tulisan dan sebagainya, maka blog juga sering memiliki audiens yang sangat besar.

Contoh Blog :

Radityadika, Iwanbanaran, BlogDokter, dan sebagainya.

 

 

Konten Situs Portal dan Blog lebih banyak berisi artikel, sementara minat membaca orang Indonesia sangat kecil. Menurut artikel di website kominfo, masyarakat di Indonesia ‘malas baca tapi cerewet di medsos’ dan menurut UNESCO, Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, dari 1000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang suka membaca.

Data tadi memang bicara tentang minat membaca buku atau literasi, bukan tentang minat membaca artikel. Lalu apa hubungannya? Artikel memang bukan buku, tapi artikel juga bukan status atau komentar media sosial, satu-satunya jenis tulisan yang bisa menarik minat baca-tulis orang Indonesia.

Ironisnya, kini banyak pula media online sekelas portal berita ternama yang menulis artikel seperti menulis status media sosial. Demi mengejar frekuensi, kuantitas dan kunjungan, uraian artikel media online seringkali sangat pendek dan isinya tidah seheboh judul. Kebiasaan media-media online yang seperti itu malah jadi mengusir orang-orang yang benar-benar suka membaca.

.

 

3. Channel Video

Channel adalah Media Online berbentuk kumpulan konten video yang menggunakan Platform Video Sharing.

Saat ini Youtube merupakan platform paling populer untuk membuat Channel. Dengan memakai platform Youtube, pemilik channel mudah berinteraksi dengan audiens dan dapat memantau perkembangan channel secara real time serta dapat mengajukan monetisasi (kerjasama periklanan) dengan Google Adsense.

Contoh Channel Video adalah :

Najwa Shihab, Asumsi, Adi Hidayat Official, deddy corbuzier, dunia MANJI, Atta Halilintar, Ricis Official, Raditya Dika, Trending Bisnis, dan sebagainya. 

 

4. Audio Podcast

Podcast adalah Media Online berbentuk kumpulan rekaman audio konten pembicaraan yang menggunakan Platform Audio dan Music Sharing. Secara sekilas Podcast mirip talkshow radio, tetapi Podcast tidak dibatasi durasi tertentu, atau bisa juga mirip suara pembicara monolog yang direkam.

Membuat konten Podcast juga lebih mudah dan murah dibandingkan konten video, kecuali jika ingin punya kualitas audio sekelas radio profesional. Tetapi sayangnya audiens di Indonesia belum banyak yang mengenal Podcast.

Contoh Audio Podcast adalah :

Raditya Dika, Finansialku Talk Podcast, Fahri Hamzah Podcast, Rebbeltalks, Trending Bisnis Podcast, dan sebagainya..

 

 

5. E Book - Buku Digital

Buku Digital adalah konten berbentuk e-book atau buku digital. Saat ini banyak terdapat platform untuk menampilkan buku baik untuk penulis terkenal maupun penulis baru.

Melalui GooglePlay-Book Store penulis atau penerbit mendapat penghasilan jika pembaca mengunduh buku mereka.

Jika penulis hanya ingin karyanya dibaca oleh sebanyak-banyaknya pembaca, mendapat banyak apresiasi dari pembaca tanpa mencari keuntungan finansial (walau tersedia juga fitur untuk memperoleh keuntungan financial), penulis dapat menggunakan Wattpad, Storial, Mangatoon dan sebagainya. Umumnya jenis pembacanya adalah pembaca buku fiksi, walaupun banyak pula buku non fiksi yang ditampilkan pada beberapa platform tersebut

Jika penulis ingin karya bukunya dicetak berdasarkan pesanan, penulis dapat menggunakan platform Nulisbuku, Guepedia, Bitread, dan sebagainya

.

Contoh Buku Digital adalah :       

Investasi Saham Ala Swing Trader Dunia (Ryan Filbert Wijaya, S.Sn, ME.), Beginilah Rasulullah Berbisnis (Hepi Andi Bastoni), Era Bisnis Online: Anak Muda vs Raksasa Bisnis (Indra Wibawa). 

baca juga Inilah Platform Andalan Para Penulis Buku

 

Sumber Pendapatan Media Online 

aIklan

Sebagaimana bisnis online lainnya, Media Online yang memiliki jumlah pengunjung sangat banyak pasti berpotensi didekati pengiklan. Sumber pendapatan iklan Media Online Aplikasi Online adalah Google Adsense, Biro Iklan atau langsung dari Brand.

 

b. Affiliate Marketing

Affiliate Marketing adalah program kerjasama pemasaran produk. Prinsipnya sama saja dengan iklan. Bedanya program ini bukan ditawarkan Google dan hanya menawarkan jenis iklan CPA (cost per action), media hanya dibayar saat iklan berhasil membuahkan pembelian produk, dengan perhitungan fix rate atau persent dari harga produk.

 

cPaywall (Berlangganan)

Paywall adalah membatasi akses audiens terhadap aplikasi, audiens hanya bisa menikmati aplikasi utuh jika mendaftar untuk jadi pelanggan berbayar.

Tentu saja, selagi ada pilihan lain yang gratis, kenapa audiens harus membayar? Paywall hanya bisa dilakukan jika pengembang benar-benar yakin bahwa aplikasinya sangat penting atau sangat diminati dan cuma media tersebut satu-satunya yang memiliki konten tersebut.

 

d. Services

Media Online  bisa mendapat penghasilan membuat aplikasi berdasarkan pesanan perusahaan.

 

Alat Ukur Media Online

a. Situs Website

1. Google Page Rank

Google Page Rank adalah sebuah algoritma milik mesin pencari Google untuk menentukan situs web mana yang lebih penting atau populer untuk direkomendasikan. Ranking diupdate Google setiap tiga bulan.

Faktor yang mempengaruhi ranking sebuah website menurut Google adalah  :

  • Search Traffict, yaitu persentase pencarian organik ke situs
  • Jumlah posting konten situs website di Media Sosial
  • Engagement, yaitu ineteraksi pengunjung melalui komentar.
  • Durasi kunjungan pengunjung situs website.
  • Bounce Rate, yaitu persentase pengunjung yang langsung meninggalkan website setelah membuka satu halaman, semakin tinggi persentase bounce rate menunjukkan artikel website tidak menarik.

Google Page Rank menghitung peringkat situs dengan skala 1-10, semakin besar angka artinya semakin besar ranking, contoh :

  • Youtube.com, Google PageRank: 10,10
  • Detik.com, Google PageRank: 8,10
  • Tokopedia.com, Google PageRank: 7,10

 

2. Alexa Traffict Rank

Alexa Traffict Rank adalah sebuah alat ukur yang menggunakan data traffic untuk me-ranking website. Ranking diupdate Alexa setiap bulan.

Faktor yang mempengaruhi rankin sebuah website menurut Alexa adalah  :

  • Search Traffict, yaitu persentase pencarian organik ke situs.
  • Sites Linking In, yaitu jumlah situs lain yang menautkan ke situs, direview ulang setiap minggu.
  • Bounce Rate, persentase pengunjung yang langsung meninggalkan website setelah membuka satu halaman.

Alexa Traffict Rank menghitung peringkat situs dengan dimulai dari angka 1 yang menujukkan sebagai situs dengan traffic terbaik, semakin besar angka maka semakin jauh ranking website tersebut.

  • Youtubecom, Alexa Traffic Rank 2, USA Traffict Rank 2.
  • Detik.com, Alexa Traffic Rank 85, Indonesia Traffict Rank 5.
  • Tokopedia.com, Alexa Traffic Rank 159, Indonesia Traffict Rank 9.

 

3. Google Analytics

Google Analytics adalah layanan Google yang menampilkan statistik pengunjung sebuah situs web. Google Analytics dapat menelusuri pengunjung berdasarkan informasi halaman pengacu, termasuk mesin pencari, iklan, jaringan pay-per-click, dan email marketing,

Jika diintegrasikan dengan Google AdWords, Google Analytics juga bermanfaat untuk menganalisis efektfitas iklan yang dipasang di Google. Dengan Google Analytics, pengguna dapat mengetahui iklan dan kata kunci apa yang paling banyak merujuk ke situs web pengguna.

  • Mengetahui jumlah audiens yang mengunjungi website (visitor).
  • Mengetahui lokasi audiens.
  • Mengetahui apakah website mobile-friendly.
  • Mengetahui website lain yang mengarahkan traffic ke website kita.
  • Merencanakan strategi marketing yang mengarahkan traffic ke website.
  • Mengetahui halaman website kita yang paling populer.
  • Mengetahui berapa banyak pengunjung yang sudah dikonversikan menjadi lead atau customer.
  • Mengetahui dari mana pengunjung yang terkonversi berasal.
  • Mengetahui bagaimana cara meningkatkan kecepatan website.
  • Mengetahui konten apa yang paling disukai oleh audiens.

 

4. Platform lain

Di internet banyak paltform lain yang dapat digunakan untuk membantu memberikan data dan analisa tentang website kita, seperti checkpagerank.net, ceksite.com, cutestat.com, dan sebagainya.

 

b. Channel Youtube dan Media Sosial

1. Subscriber (Follower), Views, Like dan Komentar

Fitur-fitur tersebut merupakan alat ukur yang paling mudah dilihat oleh pemilik media maupun audiens. 

2. Platform Analytic

Selain fitur-fitur tadi, Youtube dan platform media sosial biasanya juga  memiliki fitur analityc untuk melihat lebih detail data-data analisa media kita.

3. SocialBlade

Socialblade adalah platform populer untuk menganalisa Youtube, Twitter, Twitch dan Instagram

 

 

baca juga Penjelasan Lengkap Tentang Bisnis OnlinePenjelasan Lengkap Tentang Startup

Sumber Referensi Artikel, Buku Era Bisnis Online  

Trendingbisnis.com - Media Bisnis Online  


Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu 

Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Era Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Dua Sisi 2040 

Media Islam Inspiratif

Sajadalife.com