Memiliki website sangat penting bagi siapa saja yang terlibat dalam dunia bisnis, terutama pada era serba internet saat ini. Kenapa? Karena saat ini hampir semua orang berada di internet, termasuk pasar anda.

Tapi bukankah saat ini ada berbagai macam media sosial, ada pula channel  Youtube bahkan  e-commerce marketplace, punya salah satu account media sosial saja rasanya cukup, lalu apa pula pentingnya kita memiliki website?

Betul, pertanyaan tersebut sama saja seperti untuk apa gunanya memiliki motor saat kita sudah memiliki mobil? Jawabannya adalah walaupun keduanya sama-sama kendaraan tetapi masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda.

Instagram merupakan kendaraan handal untuk menyampaikan informasi dalam wujud foto atau gambar, Youtube dalam wujud video, Twitter dalam wujud teks singkat, Facebook bahkan memiliki semua wujud tadi. Pasar anda tersebar di sana di tempat yang berbeda-beda, sehingga semakin banyak jenis kendaraan untuk menjangkau pasar berbeda tentunya kita lebih mudah pula menemukan atau ditemukan mereka.

Anggap saja kita telah punya segala jenis kendaraan dari mulai sepeda, motor dan mobil, berikutnya kita butuh garasi atau rumah untuk menampung semua itu. Website adalah rumah maya anda atau garasi dari platform-platform tadi.

Tanpa website, semua kendaraan itu seolah tidak punya rumah yang bisa menampung kebutuhan berbeda. Misalnya, kita tidak mungkin menjelaskan tentang bisnis kita dengan jelas melalui teks-teks pendek di Twitter atau sekedar foto-foto keren di Instagram, platform tersebut lebih tepat untuk jadi pengumpan, alat menjemput pasar. Di channel Youtube, kita dapat menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar dan jelas, tetapi kita tidak dapat berkomunikasi langsung (chit-chat) atau bertransaksi. Di e-commerce marketplace kita dapat bertransaksi, tapi kita hanya bertemu dengan orang-orang yang memang sedang mencari barang yang mau mereka beli, sementara kita butuh mengenalkan, membujuk dan sebagainya sejumlah orang potensial yang belum membuka dompet untuk membeli.

Untuk melengkapi kekurangan masing-masing kendaraan tadi maka kita perlu tempat sentral yang bisa dikunjungi oleh calon pasar potensial kita. Apalagi dengan menggunakan domain yang sesuai dengan nama brand kita, tentunya bisnis akan tampak profesional di mata pasar.

 

Siapa Yang Ideal Membuatkan Website Bisnis?

Bagi orang yang memiliki kemampuan di bidang IT tentunya mereka tidak menemukan kesulitan, lalu bagaimana dengan yang tidak? Gampang! Bayar saja, gunakan jasa ahli pembuat website. Apa betul sesederhana itu?

Maaf, untuk urusan bisnis, tidak sesederhana itu, kecuali jika anda memang cuma berniat sekedar ikut-ikutan punya website. Tapi jika anda ingin punya website yang benar-benar mendukung bisnis anda, tentunya anda sendiri yang harus menjadi arsitek website anda, sementara tugas penyedia jasa adalah mewujudkan website yang sesuai dengan keinginan anda.

Dulu, banyak korporasi atau bisnis yang memiliki website hanya sekedar melengkapi eksistensi perusahaan di dunia maya atau sekedar punya alamat domain yang bisa dipajang pada kartu nama atau seragam perusahaan. Isi website hanya basa-basi tentang perusahaan, seperti visi misi, sejarah, board of director. Satu-satunya pintu komunikasi pengunjung adalah contact us, tapi sayangnya inipun cuma mampir di email milik admin yang mengurusi website. Selebihnya adalah beberapa artikel abadi yang tidak akan pernah diganti.

Website sekedar ada seperti itu memang tidak menargetkan pengunjung, paling hanya dikunjungi beberapa pengambil keputusan saat dipamerkan pembuatnya agar proyek cepat dibayar. Beberapa saat kemudian website itu seperti rumah kosong yang cocok untuk membuat film horor, beberapa hyperlink mulai tidak mengantarkan pengunjung kemana-mana atau malah menuju halaman putih tanda menyerah ‘not found’. Beberapa foto telah berubah menjadi tanda silang kecil, jika foto masih ada, seringkali orangnya telah pensiun atau pindah kantor. Memang bukan masalah, toh,  saat itu website memang tidak ada hubungannya dengan profit perusahaan.

Bagaimana dengan sekarang? Saat ini website dituntut harus menjadi kantor maya sebagaimana kantor di dunia nyata, bahkan kalau perlu dapat menggantikannya. Pengunjung dan pemilik website harus seolah bertemu langsung di sana, baik urusan B2B (busniness to business) maupun B2C (business to consumen). Itulah yang membuat pemilik bisnis harus menjadi arsitek websitenya sendiri.

 

Website Yang Langsung Fokus pada tujuan bisnis.

Karena website era basa-basi telah ditinggalkan, maka website harus bisa menggantikan kantor atau gerai di dunia nyata untuk mencetak profit.

Beberapa contoh yang mewakili adalah :

 

  • Pedagang Barang

Buat website yang langsung tampilkan informasi produk seperti foto produk, harga, spesifikasi dan sebagainya, berikan kemudahan cara bertransaksi dengan berbagai macam pilihan cara pembayaran online dan kemudahan pengiriman barang dengan berbagai pilihan jasa logistik. Lengkapi pula dengan fitur chat untuk tanya jawab. Tentunya jangan lupa untuk mengkaitkannya dengan media sosial, Youtube dan e-commerce marketplace, seperti Tokopedia dan Bukalapak.

 

  • Jasa Terukur (Percetakan, Jahit dan sebagainya)

Buat  website yang menampilkan informasi paket-paket harga yang ditawarkan dan kecepatan layanan. Salah satu kelebihan dunia bisnis online, kita melayani konsumen tanpa harus membuat mereka datang. Selain menawarkan mengantar pesanan, kita sebaiknya dapat memberikan informasi sejelas-jelasnya tentang pilihan bahan, ukuran dan detail lainnya yang berkaitan dengan bidang pekerjaan, sehingga pengguna tinggal mencentang pilihan mereka tanpa perlu datang. Lebih baik lagi jika kita mampu memberi kejelasan status  pekerjaan sudah sampai di tahapan mana dan fitur chat sehingga pengguna merasa seolah mampir ke tempat nyata saat berada di website kita.

 

  • Jasa Kreatif (Foto, Desain, Arsitektur dan sebagainya)

Buat website yang menampilkan portfolio unggulan dan daftar klien unggulan. Dalam dunia kreatif, brief klien merupakan hal terpenting, untungnya saat ini telah banyak aplikasi pendukung meeting online seperti zoom, skype for business yang membuat klien tidak perlu mengunjungi kantor, bahkan kita bisa lebih mungkin mendapat klien dari luar negeri karena dapat memangkas biaya.

 

Uraian tadi menjelaskan bahwa website bisnis zaman now dituntut untuk bisa menggantikan kantor di dunia nyata dan membuktikan bahwa detail website bisnis memang harus dipikirkan oleh pemilik bisnis agar kebutuhannya terpenuhi.

 

baca juga Mengenal Jenis WebsitePenjelasan Lengkap Tentang Bisnis Online 

 Trendingbisnis.com - Media Bisnis Online 

 

 

 

 


Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu 

Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Era Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Dua Sisi 2040 

Media Islam Inspiratif

Sajadalife.com