Mentri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan akan menyederhanakan perizinan di bidang telekomunikasi dan internet. Yang sebelumnya terdapat 36 peraturan akan disederhanakan menjadi 5 peraturan, jika sebelumnya harus mengantongi banyak izin seperti internet dan sebagainya, kini gelondongan saja, ujarnya.

Upaya serius untuk menyerderhanakan perizinan ini bahkan sudah diserahkan ke Kementrian Hukum dan HAM (Kemenhumham) agar segera memiliki legalitas.

Kebijakan ini dikeluarkan untuk mendukung start up fintech yang kini sedang berkembang di Indonesia. Rudiantara juga mengatakan ingin mendorong fintech untuk meningkatkan inklusi keuangan yang targetnya 75 persen tahun 2019 dan juga mentargetkan Indonesia bisa memiliki 1000 startup pada tahun 2020. Akan banyak kontirbusi dari pasar polis (insurtech) untuk mendukung target inklusi keuangan indonesia, lanjutnya.

Saat ini menurut Rudiantara sudah ada sekitar 300 startup yang tengah melewati proses inkubasi dan akselerasi, untuk kemudian dikurasi agar bisa dinaikkan menjadi unicorn.

Ini tentunya kabar baik untuk para pelaku startup yang kebanyakan adalah anak muda dimana salah satu permasalahan memulai usaha yaitu perizinan yang kompleks dan berlapis terus dibenahi oleh pemerintah.

Kebijakan pemerintah yang berpihak pada pengusaha nasional, terlebih lagi kepada startup memang sangat diharapkan agar dapat menyuburkan semangat kewirausahaan. Dalam bidang fintech para startup juga harus berhadapan dengan maraknya fintech bodong asal China. Kehadiran fintech bodong yang tidak bertanggung-jawab tersebut tentunya dapat merusak trust masyarakat terhadap fintech.

Startup Fintech memang memilki keistimewaan dibanding starup lainnya, karena menyangkut hal finansial. Bukan hanya kemampuan membuat inovasi dan teknologi yang dibutuhkan tetapi memang perlu pengawasan dari pemerintah, apalagi jika sudah menggalang dana dari masyarakat.

 

TRENDINGBISNIS
Media Informasi dan Inspirasi Bisnis Online Indonesia
 


Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Era Bisnis Online - Fenomena Underdog Merobohkan Raksasa Bisnis

 

 

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Bandung 2009 Meet Jakarta 2004

 

 

Dialog Pagi - Delusi