Melalui jalur online, Band Indie Dialog Pagi meramaikan pasar musik Indonesia

 

Internet dan media sosial kini menjadi senjata ampuh bagi para pelaku bisnis, begitu pula untuk pelaku bisnis di industri musik. Dialog Pagi, band indie pendatang baru adalah salah satu yang memanfaatkan perkembangan dunia online.


Menurut Rahmad, gitaris Dialog Pagi, salah satu manfaat perkembangan online adalah efisiensi waktu. Dulu para personil band harus bertemu untuk membuat musik hingga memutuskan sesuatu yang penting, kini dengan group whatsapp dan email segala sesuatu menjadi lebih mudah. menurutnya lagi, Dialog Pagi benar-benar ketemu secara fisik, hanya pada saat benar-benar perlu. karena masing-masing punya kesibukan.

 

Rahmad, Gitaris Dialog Pagi

 

Ditempat terpisah, Angel, vokalis Dialog Pagi, mengatakan bahwa untuk sementara Bandnya hanya mengandalkan sosial media untuk berpromosi, yaitu Instagram. Selain itu adalah penyedia sarana media konten, yaitu Youtube.

 

Angel, Vokalis Dialog Pagi

 

Dari pengamatan TrendingBisnis.com, saat ini memang lebih banyak musisi pendatang baru yang dikenal masyarakat luas melalui Youtube dan media sosial ketimbang media televisi dan radio. Para milenial memang lebih sering memantau ponsel atau gadget untuk mencari informasi, hiburan dan sebagainya ketimbang menonton TV atau mendengar radio seperti anak-anak muda dari generasi sebelumnya.

Dari sisi keuntungan finansial, menurut Indra, programer musik Dialog Pagi, era online dan era sebelum sebelumnya sama saja, semuanya tentu tergantung penerimaan pasar, tetapi pada era online tentunya semua orang menjadi mudah untuk bertemu langsung pasar, musisi bisa sekaligus menjadi pelaku bisnis untuk musiknya sendiri dengan mengandalkan penyelenggara musik streaming seperti Spotify, Joox dan I tunes untuk menjual lagu, dimana pada zaman sebelumnya harus lagu harus di edarkan dalam bentuk CD atau kaset, musisi juga bisa melakukan promosi sendiri, dengan membuat video klip atau bisa juga lebih sederhana seperti video lirik melalui Youtube, sementara pada era sebelumnya upaya branding awareness tersebut harus mengandalkan stasiun TV. Setelah itu musisi tentunya juga dapat besentuhan langsung dengan audiennya di sosial media, untuk terus berpromosi, memberikan informasi bahkan melakukan bisnis-bisnis lain yang berkaitan dengan band.

 

Indra W, Programer Musik Dialog Pagi

 


Rahmad menambahkan hal senada tentang penerimaan pasar, untuk sebuah band yang fanbasenya belum banyak atau belum viral, keuntungan finansial tentunya belum terlalu menjanjikan. Share profit penyelenggara musik streaming seperti Spotify masih terhitung kecil sehingga para musisi baru masih harus berjuang keras mengejar perolehan views dan download yang sangat besar, jika ingin merasakan keuntungan finansial yang memuaskan, bahkan ia mengambil contoh, podcast, konten cuap-cuap berdurasi panjang saja masih gratis, walaupun sudah sekelas selebgram atau artis terkenal.

Menurut Angel, Dialog Pagi merencanakan membuat mini album bertajuk Delusi, saat ini bandnya baru menggelontorkan dua lagu, yaitu menyusuri waktu dan delusi yang dapat didengar melalui video lirik di Youtube serta di penyelenggara musik streaming seperti Spotify, Joox dan Youtube. Angel juga menambahkan, dalam waktu dekat ini Dialog Pagi akan membuat video klip untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Dari pengamatan TrendingBisnis.com, musik Dialog Pagi yang dikenal sebagai band indie yang tidak mengambil genre folks ini, aliran pop jazz yang mereka pilih cukup easy listening, sehingga akan mudah diterima pasar penikmat musik di Indonesia.

. 

 

TRENDINGBISNIS
Media Informasi dan Inspirasi Bisnis Online Indonesia
 


Trading Forex Paling Aman

Dialog Pagi - Delusi