Secara sederhana ‘online’ artinya terhubung dengan internet. Istilah ‘online’ semakin populer dan seolah telah menjadi milik dunia internet karena pesatnya perkembangan teknologi internet, apalagi saat ini bukan hanya perangkat komputer yang mampu terhubung dengan internet, berbagai perangkat elektronik lain juga telah dapat melakukannya.

 

Perangkat Elektronik Mendadak Pintar

Sebagian besar dari kita pasti sudah punya telepon pintar atau smartphone, tapi apakah anda juga sudah punya TV pintar, AC pintar, lampu pintar, kulkas pintar, mesin cuci pintar, CCTV pintar, atau bahkan rumah pintar? Jika sudah, bukan berarti pemilik perangkat pintar perlu mendapat gelar pintar pula, yang jelas pemiliknya sepertinya punya uang lebih.

Perangkat pintar atau smart device memang lebih mahal karena memiliki fitur-fitur lebih canggih ketimbang pendahulunya, yaitu memiliki artificial intelligence atau kecerdasan buatan. AC pintar dapat menyesuaikan suhu sendiri untuk menghemat listrik, lampu pintar dapat merubah intensitas dan warna cahayanya, dan masih banyak lagi contoh kepintaran dari sebuah perangkat yang bergelar pintar. Tapi diantara semua kepintaran tadi, ada jenis kepintaran yang membuatnya layak bergelar ‘super pintar’, yaitu mampu terhubung ke internet.

Saat semua perangkat pintar anda mampu terhubung dengan internet, maka dengan bantuan perangkat penghubung seperti Google Home, anda bisa menjadi seolah Tony Stark dalam film Iron Man. Begitu terbangun dari tidur, anda langsung memberi perintah, “Google, nyalakan lampu!” lampu pintar pun menyala. “Google, putarkan lagu indie ‘dialog pagi’!” lagu pun mengalun dari speaker pintar. “Google, ada berita apa hari ini?” Google langsung membacakan berita online yang biasa kita baca. “Google, bagaimana kondisi jalan ke kantor?” Google Map langsung memantau jalan yang biasa kita lewati menuju kantor dan menunjukkannya. “Google, berapa harga sepatu Nike terbaru?” Google segera mengumpulkan referensi harga sepatu Nike dari situs toko online dan marketplace untuk anda.

Wow! Jika semua orang telah menjalani hidup seperti cerita tadi maka yang pantas disebut pintar adalah.....  Para pembuat inovasi tersebut tentunya!.

 

Stop Berlangganan Internet! Berani? 

Tantangan ini memang bukan ditujukan untuk semua orang, karena masih banyak orang di Indonesia yang belum menjadi pengguna internet, tetapi jumlah pengguna internet di Indonesia sudah lebih besar dari yang tidak menggunakan, yaitu mencapai 64,8% dari total penduduk Indonesia (data APJII tahun 2018). Dan menurut data Statista, di tahun 2019 Indonesia telah menduduki peringkat ke-5 di dunia dalam jumlah pengguna internet, di bawah China, India, Amerika Serikat dan Brasil.

Pendorong penetrasi internet di Indonesia adalah smartphone. Menurut lembaga riset E-marketer, pada tahun 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta jiwa dan Indonesia merupakan negara pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika.

Demam smartphone di Indonesia ternyata telah mendorong masyarakatnya jadi melek internet, karena tanpa berlangganan internet, smartphone tidak lagi pintar, cuma berguna untuk telepon, SMS dan foto-foto tetapi tidak bisa dipamerkan. Kemudian masyarakat yang telah melek internet sadar, bahwa selain untuk keperluan komunikasi murah meriah ternyata internet dapat melayani berbagai kebutuhan lain. Dengan internet para pencari kerja dapat mencari informasi lowongan dan melamar kerja melalui JobsDB atau Linkedin. Orang-orang yang selalu ingin memantau berita dapat membuka portal-portal berita seperti Detik. Para pelajar, mahasiswa dan dosen dapat mencari literatur di Wikipedia. Masyarakat muslim yang butuh mengetahui arah kiblat, waktu sholat, lokasi masjid terdekat hingga membaca kitab suci Al Qurán bisa menggunakan aplikasi online untuk umat muslim seperti MuslimPro. Mau bayar tagihan tapi tidak ada waktu mampir ke loket, minta bantuan Paytren. Ingin transfer uang tapi malas antri di ATM, gunakan jasa layanan bank online seperti KlikBCA. Ingin pergi tapi tidak ada yang mau mengantar, panggil Gojek. Lapar tapi malas keluar, pesan lewat GoFood. Mau kirim barang yang cepat sampai, titip ke GoSend. Malu bertanya tetapi tidak mau tersesat di jalan, minta petunjuk Google Maps. Butuh tiket berpergian jauh tapi takut kehabisan tiket, cek di Traveloka. Butuh hotel yang kamar dan layanannya sesuai keinginan, lihat dulu di Agoda. Atau butuh tempat menginap berbentuk rumah yang keren, lihat saja Airbnb. Mau cari baju, lihat koleksi Zalora. Atau cari  baju khusus muslimah, lihat koleksi Hijup. Tertarik jualan online, buka aja di Bukalapak atau Tokopedia. Cari barang impor bercita rasa bule, lihat Amazon. Cari barang impor harga miring bercita-rasa Glodok untuk dijual di sini, tengok Alibaba. Suka denger musik, panteng Spotify atau Joox. Hobi nonton film, lihat di Amazon atau Iflix. Atau lebih suka bikin konten video sendiri? Bikin aja dan pasang di Youtube. Cari teman lama dan baru, daftar di Facebook. Senang berbagi rasa  melalui foto, pakai Instagram.  Suka menulis artikel, bikin blog dan tulis aja di Blogspot. Yang lebih suka menulis novel untuk dibaca oleh banyak penikmat novel, publikasikan di Wattpad. Bagi para politikus, tokoh masyarakat dan sebagainya yang ingin menuangkan pemikiran sekaligus mengukur reaksi masyarakat, silahkan berkicau di Twitter. Para UKM yang butuh modal, silahkan pelajari tawaran dari perusahaan peer to peer lending (P2P) seperti Koinworks. Yang ingin bersedekah agar rezeki semakin lancar, bisa menyalurkannya melalui Dompet Dhuafa. Ternyata internet telah sulit dipisahkan dari aktivitas keseharian

 

Trendingbisnis.com - Portal Bisnis Online

 


Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis 

 

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu 

 

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Dua Sisi 2040 

 

Al Kahfi Land

Dialog Pagi

Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Era Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu 

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Dua Sisi 2040