Virus covid19 atau corona telah membuat berbagai perusahaan sulit bertahan. Ternyata tidak semua perusahaan mengalami dampak yang buruk. Amazon yang telah mendominasi pasar ritel sebelum pandemi virus corona dimulai, malah semakin menjadi perusahaan yang semakin kuat.

Di saat pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan perintah lockdown, jutaan penduduk Amerika Serikat telah beralih ke pasar online seperti Amazon. Bahkan Amazon Fresh dikabarkan mengalami kehabisan stok karena permintaan yang tidak terduga.

Menurut CNBC, Amazon telah mempekerjakan lebih dari 100.000 orang di bagian gudang dan pengiriman sejak maret lalu. Amazon berencana untuk menambah 75.000 pekerja lagi.

Saham Amazon juga dikabarkan naik ke posisi tertinggi. Para investor kini membidik perusahaan yang mengalami kenaikan permintaan yang tinggi di saat pendemi Virus covid19 atau corona, seperti Amazon, Netflix dan Zoom.

Beberapa perusahaan memang mengalami kenaikan permintaan tetapi sebenarnya secara global pengeluaran konsumen juga mengalami penurunan dengan cepat. Konsumen membatasi pengeluaran hanya untuk keperluan penting. sektor penjualan ritel di Amerika Serikat mengalami penurunan sekitar 8,7%  di bulan maret.

Ternyata tidak semua pelaku bisnis online mengalami lonjakan penjualan seperti Amazon. Sebuah survey yang dilakukan oleh CommerceNext pada 100 penjual online, menunjukkan bahwa 64,5% aktivitas e-commerce malah turun selama pendemi Virus covid19 atau corona.

Tentu saja karena ada beberapa kategori barang yang tidak lagi terlalu dicari konsumen selama masa lockdown, seperti pakaian, furnitur dan sebagainya. Tetapi para pelaku e-commerce yang menjual sesuatu yang tetap dibutuhkan selama masa lockdown tentu saja akan mencuri angka penjualan pedagang yang berjualan secara konvensional.

 

Jeff Bezos, Founder Amazon

Di saat banyak perusahaan memberhentikan (PHK) karyawannya, Amazon justru menawarkan diri untuk mempekerjakan banyak pekerja ritel yang dikeluarkan dari pekerjaan. Dalam suratnya kepada pemegang saham yang dikeluarkan minggu ini, CEO Amazon Jeff Bezos mengatakan perusahaan akan menerima pekerja yang menganggur dari industri lain.

Tidak jelas apakah wabah koronavirus akan menghasilkan dampak positif yang langgeng bagi Amazon. Amazon mungkin telah menemukan pelanggan kohort baru, tetapi tidak ada yang tahu apakah pola belanja online ini tetap menjadi pilihan utama saat pandemi berakhir.

 

baca juga Pertarungan Alibaba VS Amazon Menjadi Raja E-commerce Dunia, Siapa Pemenangnya?Amazon

 Trendingbisnis.com - Media Bisnis Online 


AudioBook - Novel Al Kahfi Land

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu 

Temukan di Google Play Book Buku Penting Untuk Semua Pebisnis

Era Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis

Temukan di Google Play Book Novel Romantis & Religius

Al Kahfi Land - Dua Sisi 2040 

Media Islam Inspiratif

Sajadalife.com