Penjelasan Lengkap Digital Marketing  

 

Apa Itu Digital Marketing? 

Digital marketing adalah pemasaran produk atau jasa melalui internet. Strategi pemasaran menggunakan media online saat ini dianggap paling efektif dan terukur bahkan dapat dipantau secara real-time, hal ini tentu sangat membantu para pebisnis untuk menghitung ROI (return of investment) dari budget marketing perusahaan.

Bandingkan dengan era sebelumnya, seorang pemasar konvensional harus bertatap muka dengan setiap pasar yang ingin dijangkau sehingga membutuhkan waktu dan biaya, padahal mereka yang ditemui pun belum tentu tersaring sebagai segmen pasar yang ingin dituju, karena perlu riset khusus untuk mengenali pasar.

Senjata pemasaran konvensional juga kurang efektif dibanding era digital, sebagai contoh, brosur harus dicetak sebanyak-banyaknya sesuai dengan jumlah target orang yang tuju, disebarkan seluas-luasnya agar sesuai dengan target lokasi yang ingin dikuasai. Sebaliknya, dengan senjata digital marketing, misalnya dengan dengan email blast, brosur tidak perlu dicetak dan mampu menembus batas geografis secara cepat dan murah, bahkan bisa gratis pula.

baca juga Penjelasan Lengkap Tentang Bisnis Online

.

Perangkat Digital Marketing

Anggap saja 2 pedagang memiliki toko yang berbeda, yang satu berwujud toko di sebuah pasar dan satunya lagi berwujud toko online di sebuah e commerce marketplace, misalnya Bukalapak. Anggap juga kedua toko itu menjual barang yang sama, misalnya baju.

 

1. Website atau Home Page

Setiap perusahaan memiliki startegi masing-masing dalam soal website, tergantung jenis dan karakter bisnis perusahaan tersebut. Ada yang hanya memakai satu website untuk semua keperluan, ada pula yang menggunakan beberapa website untuk kebutuhan yang berbeda, yang penting salah satu website harus berfungsi sebagai rumah dari semua aktivitas online perusahaan, terutama untuk urusan digital marketing.

Para digital marketer yang bekerja hanya mengandalkan perangkat digital marketing lain tanpa website akan seperti pekerja di perusahaan yang tidak punya kantor, keberadaannya kurang dipercaya. Sering juga terjadi, perusahaan memiliki website tetapi tidak punya sesuatu yang dapat digunakan untuk urusan digital marketing, atau justru digital marketernya yang tidak tahu cara memanfaatkannya.

Website yang dapat dijadikan senjata oleh digital marketing adalah website yang memiliki informasi jelas dan uptodate mengenai bisnis perusahaan yang ditawarkan kepada konsumennya, memiliki fitur komunikasi dua arah (chat), memiliki tautan ke perangkat digital marketing lainnya (media sosial, email, telepon, dan sebagainya), sebisa mungkin transaksi juga bisa dilakukan dari website tersebut dan yang paling penting website tersebut harus memiliki traffict pengunjung yang tinggi.

 

2. Microsite atau Landing Page

Microsite adalah website kecil. Website atau home page memberikan informasi selengkap-lengkapnya untuk mewakili seluruh kegiatan bisnis perusahaan, sedangkan microsite atau landing page hanya fokus untuk suatu kegiatan khusus perusahaan.

Tujuan membuat microsite atau landing page adalah mendorong pengunjung untuk secepat-cepatnya melakukan tindakan (action) terhadap sesuatu yang ditawarkan perusahaan, seperti membeli produk, memberikan data, download, install dan sebagainya.

 

3. Media Sosial

Media sosial adalah perangkat DM yang paling ampuh untuk menjaring database dan menyebarkan konten pemasaran. Dengan konten menarik dan pengelolaan media sosial yang tepat, maka pengguna media sosial dengan suka rela menjadi pengikut (follower) yang nantinya akan dikonversi menjadi konsumen oleh para para digital marketer. Platfrom media sosial yang paling sering digunakan adalah Facebook dan Instagram.

 

4. Video Channel

Saat ini video channel yang dapat digunakan sebagai perangkat DM hanya YouTube. Channel YouTube yang memiliki konten menarik dan pengelolaan yang tepat juga sangat ampuh untuk menjaring pengikut (subscriber), walau sayangnya tidak dapat dijadikan database, karena pemilik account YouTube tidak memberikan data pribadi seperti di media sosial. Tetapi jumlah subscriber yang besar tentunya dapat menggantikan biaya iklan video yang mahal.

 

5. Email

Email diperlukan untuk komunikasi dan menyebarkan konten pemasaran (email blast).

 

6. Messenger, Phone Call dan Video Call

Messenger, Phone Call dan Video Call diperlukan untuk komunikasi langung dua arah.

 

7. Forum atau Komunitas

Forum atau komunitas merupakan perangkat DM yang sangat efektif. Perusahaan bisa membuat forum atau komunitas sendiri melalui website atau fitur sosial media. Sekaligus bergabung di forum atau komunitas milik orang lain yang telah terbentuk dan besar, yang berhubungan dengan bisnis perusahaan.

 

 

Aktivitas Digital Marketing

1. Riset dan Analisa

Riset dilakukan sebelum aktivitas dijalankan, sedangkan analisa dilakukan saat aktivitas berjalan dan telah selesai dijalankan. Hal-hal yang perlu riset dan analisa adalah sebagai berikut  :

Pasar

Kenali target pasar yang ingin dituju, pelajari perilaku sosial mereka di dunia online, ketahui perangkat dan platform yang mereka gunakan untuk belanja, pembayaran, mengirim barang, bermedia sosial, jenis konten yang disukai, influencer yang diikuti, dan sebagainya.

 

a. Tujuan (Goals)

Miliki goals yang spesifik dan terukur. Misalnya, apakah tujuannya untuk meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), memberikan informasi, menjual, promosi, klarifikasi, menghadang pesaing dan sebagainya.

 

b. Perangkat

Setiap perangkat digital marketing memiliki karakteristik, kelebihan dan kekurangan masing-masing. Beberapa perangkat memiliki algoritma, fitur data-data statistik (analityc) dan berbagai fitur-fitur istimewa lainnya yang sangat berguna jika dikuasai secara mendalam.

 

c. Kompetitor

Di dunia online, pesaing dengan mudah mengintip aktivitas bisnis anda melalui website, media sosial, dan sebagainya. Artinya anda pun harus memantau pesaing anda. 

 

2. Search Enggine Optimization - SEO

SEO adalah upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas pada hasil pencarian dengan cara organik (tanpa melalui iklan).

Website yang tidak muncul saat kata kunci yang berkaitan dengan bisnis kita diketik oleh calon konsumen, sama saja seperti membuka toko di tengah hutan belantara yang tidak dilewati seorang pun manusia.

Alasan lain mengapa SEO sangat penting bagi bisnis adalah kemudahan untuk konversi. Pengunjung yang datang secara organik cenderung lebih mudah dikonversi menjadi leads (pelanggan). Menurut data SimilarWeb, trafik organik website 10 kali lebih mudah dikonversi dibandingkan trafik dari media sosial.

 

Elemen penunjang SEO

a. Struktur URL

Struktur URL yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang Anda bahas. Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana, cukup mengandung nama domain dan judul artikel. Berikut adalah contoh struktur URL yang ideal:

www.namawebsite.com,judulkonten 

 

b. Penggunaan SSL,TLS

Sejak 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang menggunakan SSL,TLS. Sebab website dengan SSL,TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website tersebut. Jadi keamanan data pengguna lebih aman.

Selain itu, Google Chrome telah menandai website tanpa SSL,TLS sebagai not secure. Jika domain website Anda belum menggunakan SSL,TLS, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengaktifkannya.

Cara mengetahui apakah website Anda sudah memakai SSL,TLS atau belum adalah melihat alamat website di browser. Jika masih diawali dengan HTTP, artinya website Anda belum menggunakan SSL,TLS. Website yang sudah mengaktifkan SSL,TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

 

c. Topik Konten

Website sebaiknya memiliki topik-topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Semakin banyak konten yang membahas topik yang berhubungan, semakin besar kemungkinan website muncul di halaman pertama hasil pencarian topik tersebut. 

 

d. Search Intent

Search intent adalah konten yang lebih diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu. Misalnya, ketika memasukkan kata kunci ‘belanja online’ di Google, hasil pencarian teratasnya akan menampilkan berbagai e-commerce seperti tokopedia, bukalapak shopee dan sebagainya. Bukan definisi belanja online, karena memang mayoritas pengguna kata kunci ‘belanja online’ memang bermaksud mencari website-website e-commerce tersebut.

 Jika artikel website anda bermaksud menerangkan definisi belanja online, maka kata kunci yang lebih tepat adalah ‘belanja online adalah’, ‘definisi belanja online’, ‘apa itu belanja online’, dan sebagainya.

 

e. Struktur Konten

Website harus memiliki struktur konten yang mudah dipahami, yaitu menggunakan heading dan subheading, penempatan foto, infografik, hingga video dengan baik, agar membantu pengunjung memahami konten Anda.

 

f. Meta Tags

Meta tags terdiri dari ‘title tag’ dan ‘meta description’. Fungsinya adalah membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website.

Title tag adalah judul artikel yang muncul di hasil pencarian. Judul artikel tidak bisa terlalu panjang karena Google akan memotongnya sesuai standar yang berlaku.

Meta description adalah teks yang merangkum konten di hasil pencarian. Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter.

 

g. Kecepatan Website

Kecepatan loading website memegang peranan penting dalam SEO Anda. Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website (di desktop dan perangkat mobile) sebagai salah satu indikator utama SEO. Semakin cepat loading website, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

 

h. Backlink

Backlink masih menjadi salah satu faktor utama SEO. Semakin banyak backlink ke website, Google akan menganggap website tersebut memiliki kredibilitas tinggi. Tentu saja, backlink juga harus berasal dari website berkualitas. 

 

3. Iklan

Pembahasan tentang iklan telah dijabarkan lengkap pada bab sebelumnya.

 

4. Afiliasi

Afiliasi adalah program marketing yang hampir sama dengan iklan, afiliasi termasuk iklan jenis PPA (Pay per Action) atau CPA (Cost per Action).

PPA atau CPA adalah iklan dibayar hanya saat mendatangkan konversi, misalnya pendaftaran, pembelian, dan sebagainya.

Bedanya adalah program afiliasi dari digital marketer tidak bekerjasama dengan Google Ads dan bisa ditawarkan kepada semua pihak atau tidak hanya ke pemilik media online.

Misalnya perusahaan menyiapkan tautan (hyperlink) yang mengarah ke berbagai perangkat DM yang memungkinkan untuk terjadinya action (pendaftaran, pembelian, dan sebagainya), maka pihak lain yang menyebarkan tautan itu akan mendapat keuntungan (uang, produk, discount, voucher, dan sebagainya) jika ada konsumen yang melakukan action.

 

5. Posting

Posting adalah kegiatan menyebarkan konten umum dan konten marketing secara berkala dan teratur, perangkatnya adalah website, media sosial, dan channel video.

Menurut riset ‘Sprout Social’ ada beberapa kesalahan yang membuat audiens melakukan tindakan unfollow,unlike profil media sosial bisnis.

 

a. Terlalu Banyak Konten Promosi (46 % responden)

Terlalu banyak konten promosi akan menyebabkan orang meninggalkan media sosial seseorang, tetapi tanpa membuat konten juga bisa berakibat menurunnya pembelian. Oleh karena itu konten sebaiknya berimbang.

 

b. Konten Tidak Relevan (41,1 % responden)

Konten yang tidak relevan dengan bisnis akan membuat audiens hanya mengkonsumsi konten tetapi tidak peduli dengan bisnis anda.

 

c. Terlalu Sering Posting (34,9 % responden)

Jangankan bisnis, teman yang terlalu sering posting pun akan mengganggu beranda newsfeed karena didominasi dirinya dan menjauhkan hal-hal lain yang ingin dilihat audiens

Buatlah jadwal posting konten media sosial dengan jumlah posting per hari yang wajar. Anda perlu melakukan riset tentang perilaku audiens anda dalam bermedia sosial, bahkan waktu-waktu yang paling tepat agar posting anda dilihat audiens.

 

d. Istilah Tidak Cocok dengan Brand (29,9 % responden)

Penggunaan istilah dan jargon yang tidak sesuai dengan bisnis Anda akan membingungkan konsumen.

 

e. Media Sosial Terlalu Sepi (17,9 % responden)

Terlalu sedikit posting akan membuat audiens berasumsi bisnis anda sudah tidak aktif lagi.

 

f. Tidak Menjawab Pesan (15,3 % responden)

Kelebihan media sosial adalah mampu menghubungkan konsumen dengan bisnis. Jika media sosial tidak interaktif maka konsumen akan meninggalkan bisnis anda.

 

6. Blast

Blast adalah kegiatan menyebarkan konten marketing secara masal ke alamat database konsumen yang dimiliki perusahaan, perangkatnya adalah email dan messenger.

Posting harus dilakukan secara teratur, sementara blast sebaiknya hanya dilakukan pada saat yang tepat, karena blast berkali-kali akan dianggap sebagai kegiatan yang mengganggu.

Ibaratnya, posting itu seperti meletakkan brosur di ruang informasi publik yang memang diizinkan, sementara blast seperti melempar brosur ke rumah orang tanpa izin.

 

7. Q&A

Q & A (Question & Answer) adalah kegiatan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan kegiatan pemasaran yang memakai perangkat digital marketing.

 

8. Follow Up

Follow up adalah kegiatan menghubungi database konsumen yang dimiliki perusahaan agar melakukan action.

 

 

Konten Digital Marketing


1. Status

Status adalah kalimat pendek yang ditulis pada kolom posting platform media sosial. Status adalah jenis konten yang paling sederhana dan mudah dibuat sehingga menjadi pilihan utama agar frekuensi teratur posting tetap terjaga.


2.Quote

Quote adalah kalimat menarik yang diungkapkan oleh seorang tokoh terkenal. Quote juga konten pilihan utama agar frekuensi teratur posting tetap terjaga. Seorang digital marketer akan mengutip quote yang berhubungan dengan bisnis mereka.

 

3. Artikel

Artikel adalah susunan kalimat dalam beberapa paragraf (tulisan) yang membahas suatu topik.
Penulisan artikel disesuaikan dengan karakter perangkat digital marketing. Artikel yang membahas suatu topik secara lengkap lebih tepat berada di website, sedangkan untuk media sosial sebaiknya dibuat seringkas mungkin.

 

4. Foto dan Gambar

Foto dan gambar diperlukan untuk menguatkan artikel.
Foto adalah citra visual (image) yang ditangkap oleh kamera, sedangkan gambar adalah citra visual yang dibuat menggunakan alat gambar atau komputer grafis.

 

5. Info Grafik

Info Grafik adalah data atau artikel yang dikemas dalam bentuk gambar.


6. e-Book

E-book adalah tulisan yang membahas suatu topik berlembar-lembar sehingga menjadi sebuah buku digital.

 

7. Video

Video adalah citra visual bergerak yang dibuat menggunakan kamera vdieo atau komputer grafis.

 

 

Efisiensi Digital Marketing


Berbagai aktivitas DM tidak akan bekerja tanpa ada pengunjung, follower atau database konsumen. Untuk itu seorang digital marketer akan menupayakan hal tersebut melalui 2 cara, yaitu :


1. Organik


Organik dalam dunia bisnis online adalah istilah untuk mencapai hasil tanpa mengeluarkan biaya.
Seorang digital marketer harus memanfaatkan keunggulan dari bisnis online, yaitu efisiensi biaya. Misalnya, menggunakan keahlian SEO agar website berada di halaman pertama mesin pencari Google, mempelajari algoritma platform-platform media sosial dan YouTube agar juga direkomendasikan pada newsfeed dan fitur pencarian.
Setelah perangkat DM mudah dicari oleh pengunjung, digital marketer juga harus mampu merayu para pengungjung agar mau menjadi pengikut (loyal visitor, follower atau subscriber) melalui konten-konten menarik dan komunikasi yang aktif.

 

2. Berbayar (Iklan, Giveaway, Beli follower)


Memiliki audiens secara organik atau tanpa iklan tentunya sangat menarik, tetapi hal itu butuh keahlian khusus dan waktu. Cara lain agar lebih mudah dan dapat memangkas waktu adalah melalui cara berbayar.


a. Iklan

Jangan pernah berpikir anti menggunakan iklan, bahkan brand-brand raksasa saja tetap menggunakan iklan. Apalagi iklan dalam dunia online dapat disesuaikan dengan budget, terukur dan mudah dipantau.
Iklan dapat membuat perangkat DM anda berada pada halaman pertama pada fitur pencarian, newsfeed, banner, dan sebagainya.


b. Giveaway

Giveaway adalah hadiah yang diberikan kepada pengguna perangkat DM untuk merangsang mereka menjadi pengikut, membeli, dan sebagainya. Giveaway dapat berupa uang, produk, voucher, discount, dan sebagainya).

 

c. Beli Follower

‘Beli Follower’, banyak dilakukan oleh para digital marketing yang berpikir pendek. Mereka melakukannya karena berpikir jumlah pengikut yang besar akan merangsang orang lain untuk juga menjadi pengikut. Kenyataannya memang kadang-kadang bisa seperti itu, contohnya bahkan sering kali seorang digital marketer (awam) memilih influencer hanya melihat jumlah followernya (padahal bisa saja didapat dengan cara ‘beli follower’ juga).
Kerugian dari ‘beli follower’ adalah algoritma platfrom akan membuat account anda tidak direkomendasikan secara organik, kerugian lainnya adalah follower anda itu hanyalah account palsu yang tidak akan mungkin membeli produk atau jasa anda. Sebaiknya budget ‘beli follower’ anda gunakan untuk ‘Giveaway’, karena mereka bisa dikonversi menjadi pembeli.

  

baca juga Penjelasan Lengkap Tentang Startup

Sumber Referensi Artikel, Buku Era Bisnis Online  

Trendingbisnis.com - Media Bisnis Online