Saat ini menurut riset IDC Research tahun 2017, smartphone Samsung yang masih menjadi raja pasar dengan angka 21,7%. Untuk urutan kedua juga masih dipegang oleh Apple dengan angka 14,7%.

Jika hanya melihat angka akhir pada tahun sekarang, kedua brand smartphone tersebut tentu masih belum tertandingi oleh serangan smartphon asal China. Tetapi saat dibandingkan dengan angka pertumbuhan mulai dari tahun 2013, rupanya kedua raja pasar smartphone tersebut sedang mengalami penurunan.

Brand image produk dari China yang murah yang sering menjadi kendala untuk diterima pasar, karena kekuatiran kualitas produknya juga murahan, perlahan sudah mulai bergeser. Produk smartphone asal negara tirai bambu tersebut kini semakin diminati karena memiliki desain yang tak kalah dari kedua brand pemimpin pasar tersebut, apalagi dengan bandrol harga sangat terjangkau. Dengan nominal yang setara, konsumen akan mendapat spesifikasi yang lebih tinggi.

Riset tersebut juga menunjukkan, bahwa sejak tahun 2013, angka pertumbuhan penjualan Smartphone Samsung menurun 940 basis poin (bps), Apple menurun 30 bps.

 

Data dari Smartphone Yang Kini Menjadi Pemimpin Pasar 


1. Samsung meraih perolehan pasar 21,7% dengan angka pertumbuhan turun 940 bps
2. Apple meraih perolehan pasar 14,7% dengan angka pertumbuhan turun 30 bps
3. Huawei meraih perolehan pasar 10,5% dengan angka pertumbuhan naik 570 bps
4. Oppo meraih perolehan pasar 7,6% dengan angka pertumbuhan naik 640 bps
5. Xiaomi meraih perolehan pasar 6,3% dengan angka pertumbuhan naik 450 bps
7. Vivo meraih perolehan pasar 6% dengan angka pertumbuhan naik 380 bps

 

Bagaimana dengan di Indonesia? Saat ini smartphone China telah menguasai 31% pasar smartphone di Indonesia? Bahkan International Data Corporation (IDC) juga mencatat pada bulan Juli 2017 silam, 7,3 juta unit smartphone China telah berlabuh di Indonesia.

 

TRENDINGBISNIS 
Media Informasi dan Inspirasi Bisnis Online Indonesia