Memiliki rumah canggih yang memiliki asisten digital seperti milik Tony Stark di film Iron Man kini bukan lagi sekedar khayalan.

Google mengeluarkan produk yang membuat berbagai perangkat elektronik rumah kita dapat dikendalikan melalui perintah suara yang dikenal dengan nama Google Home.

Google Home merupakan sebuah perangkat yang dilengkapi dengan AI (artificial intellegence) yang bisa menjadi asisten kita. Beberapa kemampuan yang dimilikinya adalah mampu diajak bicara atau menjawab pertanyaan yang jawabannya sudah tersimpan dalam database Google Search dan produk Google lainnya (membacakan berita, mengetahui kondisi lalu lintas, dsb), menjadi reminder untuk berbagai aktivitas yang kita atur untuk disimpan, membantu menghitung, hingga mengontrol berbagai perangkat elektronik pintar yang telah kompatibel dengan Google Home.


Desain Produk

Produk Google Home ini berbentuk speaker yang mirip vas kecil yang bagian bawahnya dapat diatur pilihan warnanya, sehingga tampak manis menjadi salah satu pengisi dekorasi rumah kita. Bagian atasnya ditutup material fabric. kita dapat melakukan sejumlah fungsi dari bagian atasnya walau tidak berbentuk tombol.

Perangkat ini juga memiliki dukungan dual band WiFi dan Bluetooth dan port micro USB serta dapat bekerja dengan Android dan iOS.


Kualitas Penangkap dan Penerima Suara

Sebagai perangkat yang berkaitan dengan suara, Google Home mampu menangkap dan mengeluarkan suara dari kejauhan, tentunya dengan jarak yang wajar sebagaimana orang berbicara atau memberi perintah. Tidak cuma suara dari mulut tetapi juga melalui ketukan.

Google Home memiliki driver 40mm untuk tata suara 360 dan pengenalan suara jarak jauh. Salah satu fitur canggihnya adalah dapat mengenali karakter suara, sehingga asisten digital kita ini dapat mengenal tuannya yang boleh memberikan perintah, walau pun fitur ini masih terus dikembangkan agar lebih sempurna. Fitur ini dapat memberikan akses perintah untuk beberapa pengguna.

Dengan wujudnya yang seperti speaker, tentunya perangkat ini juga memanjakan para penikmat musik. Bukan speaker biasa, Google Home dapat mengakses semua jenis layanan streaming, seperti Google Play Musik, YouTube Musik, Spotify, Pandora dan sebagainya.


Google Home Mengatur Perangkat Elektronik di Dalam Rumah

Google Home dirancang untuk dapat melakukan kontrol terhadap berbagai peralatan elektronik pintar yang tentusaja kompatibel dengannya.

kita dapat mengaktifkan atau mematikan sambungan internet di rumah, misalnya saat waktu belajar tetapi anak kita masih asik bermain tablet.

kita dapat menggantikan berbagai perangkat yang menggunaan remote control dengan perintah suara melalui Google Home, misalnya untuk menyalakan dan mematikan televisi, mengatur volume suara, memilih channel dan sebagainya. Begitu pula untuk mengatur suhu dari perangkat pendingin ruangan (AC).

 

Saat ini google home juga mampu berkomunikasi dengan lampu pintar. Beberapa vendor lampu pintar telah memiliki produk yang kompatibel dengan Google Home, sehingga kita dapat mematikan dan menyalakan lampu, mengatur intensitas terangnya hingga mengganti warna cahaya.

 

Tentu saja teknologi ini bukan hanya dimiliki oleh Google Home. Amazon Echo, Apple Homekit dan sebagainya juga memiliki produk seperti ini yang membuat kita serasa memiliki Jarvis, asisten tony Stark dalam rumah kita sendiri.

"Ok Google, bacakan berita lain dari trendingbisnis.com!"

 

TRENDINGBISNIS
Media Informasi dan Inspirasi Bisnis Online Indonesia

 


NEWS

 

Trend Iklan Dengan Teknnologi Augmented Reality dan Virtual Reality

Teknologi AR dan VR kini menjadi medan perang baru bagi bisnis perusahaan-perusahaan besar. Facebook, Google dan Microsoft sudah bertarung memperebutkan iklan pada area ini. Menurut kabar Reuters, Facebook sedang melakukan ujicoba iklan Augmented Reality (AR) di News Feed bersama sejumlah brand terpilih.

.

Read more ...

 

Gurita E-Commerce, Monopoli atau Inovasi?

Trend e-commerce saat ini, Sebuah startup akan menjalankan ketiga hal, yaitu Platform marketplace, Financial Services dan Logistik. Walaupun awalnya mereka memulai dari salah satunya.

Read more ...

 

Youtube Lebih Dari TV, Yakin?

Menurut riset Nielsen, di Tahun 2017, secara gross, pertumbuhan belanja iklan media (televisi, cetak, dan radio) tetap tumbuh, yaitu naik 8% atau senilai Rp 145 triliun. Namun, jika dibanding dengan tahun sebelumnya yang bisa mencapai angka pertumbuhan 20%, angka tadi merupakan penurunan.

Read more ...

 

Trend Belanja Online Tahun Depan - Kembali Ke Offline

Saat para retailer konvensional beramai-ramai migrasi ke ranah Online di Indonesia. Di belahan dunia lain, para pelaku e-commerce malah mengisi kelesuan dunia retail konvensional dengan hadir menggunakan formula baru, "Smart Store" atau Toko Pintar.

Read more ...

 

Inilah Trending Bisnis Online 2018

Jika peta persaingan dunia e-commerce global dikerucutkan, maka yang berada pada posisi paling atas akan dihuni oleh Alibaba dan Amazon. Walaupun keduanya bersaing di perang e-commerce global, sebenarnya keduanya memiliki area medan tempur (pasar) yang berbeda, walaupun ada beberapa tempat, dimana mereka harus bertempur berhadap-hadapan.

Read more ...

KNOWLEDGE

 

Mengenal E-Commerce dan Jenisnya di Indonesia

E-commerce adalah electronic commerce, yaitu segala kegiatan komersial (perdagangan meliputi barang dan jasa) yang dilakukan melalui jaringan elektronik atau internet.

Read more ...

 

Mengenal Fintech dan Jenisnya di Indonesia

Fintech adalah sebuah singkatan kata financial dan technology’, yang dapat diartikan sebagai sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan yang menggunakan teknologi.

Read more ...

 

Mengenal Sharing Economy

Sharing Economy adalah Kegiatan ekonomi yang dilakukan para startup dengan memanfaatkan sumber-sumber menganggur, yang belum terpakai secara ekonomis atau belum terkelola secara maksimal untuk saling bekerjasama.

Read more ...

INPIRASI

 

Ekspansi GO-JEK, Indonesia Menjadi Penguasa Pasar di Asia Tenggara

 

Saat ini Go-Jek tengah mempersiapkan diri untuk keluar kandang memasuki pasar Asia Tenggara. Rencananya Go-Jek akan hadir di Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina. Untuk itu Go-Jek terus berkoordinasi dengan pemerintah negara-negara tersebut untuk memastikan kesiapan operasionalnya.

Read more ...