Google Shopping Merupakan Layanan Baru Yang Ada Sejak Lama

Walaupun belum terlalu populer di Indonesia, Google sebenarnya mempunyai mesin penulusuran khusus mencari produk yang dijual oleh situs-situs belanja online atau e-commerce. Posisinya yang agak tersembunyi membuat banyak peselancar internet yang tidak menyadari keberadaannya.

Google Shooping bukan layanan baru, layanan ini sudah ada sejak Desember 2002, yang dibuat oleh Craig Nevill-Manning. Hanya saja nama dan bentuk layanannya pada saat pertama diluncurkan, tidak sama dengan yang sekarang dan telah mengalami banyak pengembangan. layanan ini sebelumnya bernama Google Product Search, Google Products, Froogle hingga menjadi Google Shopping.

 

Google Shopping Adalah Mesin Pencari dan Pembanding Harga 

Kegunaan Google Shopping adalah untuk mencari produk yang dijual oleh situs-situs belanja online dan membandingkan harganya.

Awalnya layanan tersebut tidak seperti yang sekarang, dulu layanan ini dimonetisasi melalui iklan AdWords sebagaimana layanan Google lainnya. Tetapi semenjak menjadi Google Shopping pada Mei 2012, layanan ini menjalankan model bisnis yang berbeda, dimana para situs-situs belanja yang ingin ada dalam Google Shopping harus mendaftarkan diri dan membayar.

Tentunya dengan adanya keharusan membayar, maka para peselancar internet hanya akan menemukan listing produk yang terbatas, ini tentunya membuat Google Shoping tidak seperti produk-produk google lain yang populer, misalnya seperti mesin pencarian google yang mengizinkan semua situs yang terindeks bisa tampil walau tidak berbayar.

Google membenarkan hal ini dan menyatakan, bahwa dengan layanan berbayar maka para konsumen akan terhubung dengan pedagang yang tepat dan terpercaya.

 

Menurut trendingbisnis, sepertinya akan lebih menarik jika Google Shopping tampil mengikuti karakteristik independent (bebas biaya) sebagaimana mesin pencari google dan layanan tambahan lain didalamnya seperti google images, google maps dan sebagainya.

Google cukup menyelipkan ruang atau tanda khusus untuk situs-situs belanja yang berbayar dan mengizinkan yang lainnya untuk masuk kedalam daftar pencarian agar lebih banyak diminati oleh para peselancar internet sebagaimana layanan pendahulunya.

Dengan membuat Google Shopping menjadi layanan komersil, ini membuatnya tidak seperti mesin pencari tetapi menjadi situs e-commerce milik Google dengan fitur perbandingan harga antara klien-klien Google.

Tetapi jika memang itu tujuannya, Google Shopping memang pilihan tepat untuk memudahkan para konsumen mencari dan membandingkan harga produk dari situs-situs belanja online yang terpercaya. 

 

TRENDINGBISNIS
Media Informasi dan Inspirasi Bisnis Online Indonesia

 


 

Top 10 Trending
Website

APRIL 2019

   
    IDN Rank
1 Tribunnews 2
2 Detik 4
3 Okezone 5
4 Tokopedia 6
5 Bukalapak 7
6 Sindonews 8
7 Kompas 9
8 Liputan6 11
9 Grid 13
10 Kumparan 15

 Sumber data Alexa

 

 

Top 10 Trending
Youtube Channel 

APRIL 2019

 

    Subscriber
1 Atta Halilintar 13,712,408
2 Ria Ricis 12,200,969
3 Calon Sarjana 8,688,391
4 GEN HALILINTAR 8,265,980
5 Rans Entertaiment 6,552,572
6 RadityaDika 6,524,959
7 Indosiar 6,334,429
8 The Shiny Peanut 6,104,781
9 TRANS7 OFFICIAL 5,741,184
10 YtCrash 5,659,114

 Sumber data Socialblade 

 

 

Top 10 Trending
Instagram Account

APRIL 2019

   
    Followers
1 ayutingting92 31.5M
2 raffinagita1717 29.5M
3 prillylatuconsina96 27.7M
4 princessyahrini 27.4M
5 laudyacynthiabella 25.7M
6 gisel_la 20.6M
7 raisa6690   20.5M
8 lunamaya  19.5M
9 jokowi 18.4M
10 inijedar 17.6M

Sumber data hypeauditor