Gogoprint pertamakali beroperasi di negara kelahirannya, Thailand, pada tahun 2015. Memiliki misi untuk menghadirkan perusahaan e-commerce jasa percetakan yang modern dan efisien dengan harga yang meruhan dan proses pemesanan yang mudah.

Gogoprint kemudian berkembang pesat memperluas wilayah layanannya hingga ke negara asia tenggara lainnya sampai ke Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Pendiri sekaligus Manging Director Gogoprint, David Berghaeuser, mengatakan bahwa pasar percetakan Asia Tenggara, saat ini sangat tingga, mencapai US $ 25 miliar dan diperkirakan akan terus tumbuh sekitar 2% setiap tahun.

Indonesia merupakan pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara, sehingga kehadiran Gogoprint di Indonesia diharapkan dapat menjadi pionir dan pemimpin pasar jasa percetakan di kawasan tersebut, ujar David Berghaeuser.

Apalagi menurutnya, biaya jasa percatakan di Indonesia sangat mahal dan hanya melayani pekerjaan dengan volume besar. Gogoprint dapat melayani pesanan dalam jumlah kecil dengan waktu yang cepat serta secara online pula.

Klien regional Gogoprint sebagian besar adalah perusahaan pada bidang pendidikan, hiburan, perawatan kesehatan, perhotelan, perjalanan, transportasi, makanan dan minuman, ritel dan manufaktur, seperti Lazada, Accor Group, Honda dan juga Singapore Nanyang Technological University Singapore (NTU).

David Berghaeuser menyatakan bahwa Gogoprint akan mengejar target pasar yang sama di Indonesia seperti di pasar lain yang merupakan model business-to-business (B2B) mencakup segala sesuatu dengan orientasi bisnis yang dominan, dari operasi satu orang hingga UKM dan perusahaan besar. 

Saat Trendingbisnis.com melihat tampilan website Gogoprint Indonesia, Gogoprint memang terlihat sangat user friendly. Gogoprint melayani jasa percetakan untuk kebutuhan kantor, usaha dan pribadi. Pelanggan dimudahkan dengan pilihan memberikan desain sendiri atau template yang bisa dipakai dan dimodifikasi. Setelah itu pelanggan bisa memilih kertas hingga mengetahui harga yang akan dibayar.

 

TRENDINGBISNIS 
Media Informasi dan Inspirasi Bisnis Online Indonesia 
 


NEWS

 

Trend Iklan Dengan Teknnologi Augmented Reality dan Virtual Reality

Teknologi AR dan VR kini menjadi medan perang baru bagi bisnis perusahaan-perusahaan besar. Facebook, Google dan Microsoft sudah bertarung memperebutkan iklan pada area ini. Menurut kabar Reuters, Facebook sedang melakukan ujicoba iklan Augmented Reality (AR) di News Feed bersama sejumlah brand terpilih.

.

Read more ...

 

Gurita E-Commerce, Monopoli atau Inovasi?

Trend e-commerce saat ini, Sebuah startup akan menjalankan ketiga hal, yaitu Platform marketplace, Financial Services dan Logistik. Walaupun awalnya mereka memulai dari salah satunya.

Read more ...

 

Youtube Lebih Dari TV, Yakin?

Menurut riset Nielsen, di Tahun 2017, secara gross, pertumbuhan belanja iklan media (televisi, cetak, dan radio) tetap tumbuh, yaitu naik 8% atau senilai Rp 145 triliun. Namun, jika dibanding dengan tahun sebelumnya yang bisa mencapai angka pertumbuhan 20%, angka tadi merupakan penurunan.

Read more ...

 

Trend Belanja Online Tahun Depan - Kembali Ke Offline

Saat para retailer konvensional beramai-ramai migrasi ke ranah Online di Indonesia. Di belahan dunia lain, para pelaku e-commerce malah mengisi kelesuan dunia retail konvensional dengan hadir menggunakan formula baru, "Smart Store" atau Toko Pintar.

Read more ...

 

Inilah Trending Bisnis Online 2018

Jika peta persaingan dunia e-commerce global dikerucutkan, maka yang berada pada posisi paling atas akan dihuni oleh Alibaba dan Amazon. Walaupun keduanya bersaing di perang e-commerce global, sebenarnya keduanya memiliki area medan tempur (pasar) yang berbeda, walaupun ada beberapa tempat, dimana mereka harus bertempur berhadap-hadapan.

Read more ...

KNOWLEDGE

 

Mengenal E-Commerce dan Jenisnya di Indonesia

E-commerce adalah electronic commerce, yaitu segala kegiatan komersial (perdagangan meliputi barang dan jasa) yang dilakukan melalui jaringan elektronik atau internet.

Read more ...

 

Mengenal Fintech dan Jenisnya di Indonesia

Fintech adalah sebuah singkatan kata financial dan technology’, yang dapat diartikan sebagai sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan yang menggunakan teknologi.

Read more ...

 

Mengenal Sharing Economy

Sharing Economy adalah Kegiatan ekonomi yang dilakukan para startup dengan memanfaatkan sumber-sumber menganggur, yang belum terpakai secara ekonomis atau belum terkelola secara maksimal untuk saling bekerjasama.

Read more ...

INPIRASI

 

Ekspansi GO-JEK, Indonesia Menjadi Penguasa Pasar di Asia Tenggara

 

Saat ini Go-Jek tengah mempersiapkan diri untuk keluar kandang memasuki pasar Asia Tenggara. Rencananya Go-Jek akan hadir di Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina. Untuk itu Go-Jek terus berkoordinasi dengan pemerintah negara-negara tersebut untuk memastikan kesiapan operasionalnya.

Read more ...